Minggu, 18 Oktober 2015

Cahaya Penyesalan

Semua terlalu sibuk
Dengan gadget
Tayangan sepak bola
Diriku hanya belajar

Saat ku ambil bukuku
Tanganku tak dapat digerakkan
Terusku mencoba
Tapi seketika semua gelap
Mataku tak melihat apa apa

Tangisku sekencang kencangnya
Sungguh ingin sekali menangis saat ini
Kulihat secercah ingatan datang dimataku
Cahayanya ada sebuah buku
Buku yang yang jarang kubaca dulu

Lihatku lebih dalam
Tulisan itu sangat menampar hati
"Manfaatkan masa sehatmu,
sebelum masa sakitmu"
Tiba tiba buku itu seolah berkata
"Mengapa kau datang setelat ini?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar