Hujan rintik
Deras
Angin menerjang payung
Tanganku penuh tak tertahan
Gelap biasa
Kabut tipis
Sesampainya ku
Hangat kembali kurasa
Kekesalan
Dia lah ia
Sesaat bergerigi
Halus ketika halus
Jangan cepat melempar
Genggamlah
Tentu ada saatnya
Ia halus
Halus bukan tanpa gerigi
Tapi karna kita terbiasa
Batu kasarpun menjadi halus
Jika terus menahan air
Tidak ada komentar:
Posting Komentar