Kini ia cerah
Ia selalu cerah
Aku selalu bersamanya
Ia selalu menerangiku
Tapi apa aku seperti ia?
Sikapnya padaku
Tak seperti sikapku padanya
Dia mudah mengabaikanku
Sakit terkadang untuk bersamanya
Terkadang ia terlalu cerah
Cerah yang membakar
Aku hanya bisa terdiam
Lalu melupakan
Entah aku terlalu bodoh
Atau terlalu egois
Tapi aku berterimakasih
Dia masih selalu menerangiku
Walau diriku harus terbakar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar